Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian, Definisi Dan Fungsi Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli Berikut Dengan Contohnya


Peta Indonesia via flickr.com

Pengertian Wawasan Nusantara adalah sebuah cara pandang terhadap kesatuan kepulauan yang terletak diantara dua benua yaitu benua Asia dan Australia dan dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Sedangkan menurut istilah wawasan nusantara berasal dari kata Wawas (Bahasa Jawa)  yang artinya "pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi", yang kemudian ditambahkan dengan akhiran an , sehingga arti wawasan menjadi cara pandang, cara tinjau, atau cara melihat. 

Sementara kata Nusantara sendiri terdiri dari dua suku kata yakni kata nusa yang berarti "pulau atau kesatuan kepulauan" dan kata antara yang berarti "terletak di antara dua unsur yaitu dua benua dan dua samudra". Sehingga jika di gabungkan, maka arti dari kata nusantara adalah kesatuan kepulauan yang terletak dari dua benua yaitu benua Asia dan Australia dan dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Supaya kita lebih mudah dalam memahami pengertian, fungsi, tujuan dan contoh wawasan nusantara maka berikut ini aneka budaya akan membagikan beberapa pendapat dari para ahli mengenai definisi  dan pengertian wawasan nusantara.

Pengertian Wawasan Nusantara Menurut Definisi Para Ahli, Antara Lain:

1. Menurut Pendapat Dari Prof. Dr. Wan Usman

Prof. Dr. Wan Usman memberikan pendapat mengenai definisi dan pengertian dari wawasan nusantara sebagai cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.

2. Menurut Pendapat Kel. Kerja LEMHANAS

Sedangkan pengertian wawasan nusantara menurut definisi Kel. Kerja LEMHANAS (Lembaga Pertahanan Nasional) 1999 adalah cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan lingkungan yang beragam dan bernilai startegis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.

3. Menurut Tap MPR Tahun 1993 dan 1998 Tentang GBHN

Pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungan dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.

Fungsi Wawasan Nusantara

Ada beberapa jenis pendapat mengenai fungsi dari wawasan nusantara, antara lain:

1. Fungsi Wawasan Nusantara Secara Umum

Wawasan nusantara secara umum berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggaraan negara di pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Fungsi Wawasan Nusantara Menurut Cristine S.T. Kansil, S.H., MH

Beliau mengutarakan pendapatnya sebagai berikut: 
  • Fungsi wawasan nusantara adalah membentuk dan membina persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia
  • Fungsi wawasan nusantara adalah merupakan ajaran dasar nasional yang melandasi kebijakan dan strategi pembagunan nasional

Tujuan Wawasan Nusantara

Tujuan dari wawasan nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi dari segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah. Kepentingan tersebut tetap dihargai agar tidak bertentangan dari kepentingan nasional.

Contoh Wawasan Nusantara

Wawasan nusantara adalah sebuah implementasi atau penerapan wawasan yang diketahui oleh masyarakat mengenai nusantara. Penerapan ini dapat dilaksanakan melalui pola pikir, sikap, percakapan, dan sebagainya. Prinsip dari wawasan nusantara adalah mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, suku, golongan dan kelompoknya. 

Berikut ini adalah beberapa contoh implementasi dari wawasan nusantara yang dapat dilakukan  oleh masyarakat, antara lain:
  • Menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup utama (way of life) dalam kehidupan berbagsa dan bernegara. Hal ini dapat dilihat dari tindakan sehari-hari yang mencerminkan nilai religius,  kemanusiaan, persatuan, kekeluargaan, dan keadilan sosial sesuai dengan apa yang telah disebutkan dalam sila-sila dari Pancasila tersebut.
  • Mewujudkan sikap nasionalisme dan cinta tanah air. Salah satu bentuk impelementasi yang telah dilakukan adalah perjuangan para pahlawan kemerdekaan dalam memerdekakan dan kemudian membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Mewujudkan pembangunan bangsa dengan cara rajin belajar dan mengharumkan nama bangsa dan negara. Apapun profesi dan pekerjaan kita, selalu melakukan yang terbaik untuk memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Prinsip-prinsip tentang wawasan nusantara telah dicetuskan dalam “Deklarasi Juanda” pada tanggal 13 Desember 1957, yang kemudian dituangkan dalam Undang-Undang No. 4/Prp/1960 tanggal 18 Februari 1960 tentang Perairan Indonesia. 

Berdasarkan Undang - Undang (UU) tersebut telah diputuskan bahwa batas-batas bahari teritorial yang diwariskan oleh pemerintah Belanda menyerupai termaktub dalam Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie 1939 (Pasal 1 Ayat 1) sudah tidak sesuai lagi dengan kepentingan, keselamatan, dan keamanan Republik Indonesia. 

Sebelum tahun 1957, sesuai dengan Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonantie 1939, lebar bahari wilayah Indonesia yaitu 3 mu, diukur dari garis air rendah di pantai masing-masing pulau Indonesia. Sekarang melalui konsepsi wawasan nusantara diputuskan bahwa lebar bahari wilayah Indonesia (laut teritorial Indonesia yaitu 12 mu, diukur dan ganis-ganis dasar yang menghubungkan titik terluar dari pulau-pulau Indonesia terluar.

Itulah sekilas mengenai Pengertian, Definisi Dan Fungsi Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli Berikut Dengan Contohnya. Semoga bisa menambah ilmu serta wawasan dan pengetahuan kita semua, khususnya dalam memahami tentang wawasan nusantara. 

Post a Comment for "Pengertian, Definisi Dan Fungsi Wawasan Nusantara Menurut Para Ahli Berikut Dengan Contohnya"