Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Benarkah Asal Usul Suku Batak Ternyata dari Thailand?

suku-batak

Suku bangsa yang dimiliki oleh Indonesia percaya atau tidak jumlahnya mencapai puluhan bahkan bila dihitung dengan suku bangsa yang sudah hampir punah atau bahkan sudah punah jumlahnya bisa mencapai ratusan. 

Suku bangsa tersebut tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari ujung barat hingga pojok timur. Suku-suku bangsa di Indonesia memiliki akar budaya dan asal usul yang berbeda. Seperti yang terjadi pada asal usul suku Batak. 

Suku Batak merupakan salah satu suku di Sumatera Utara yang masih ‘eksis’ hingga kini. Suku Batak mempunyai asal usul yang sangat panjang. Legenda berbicara bahwa suku Batak datang dari salah satu daerah di Pangururan sebelah barat, tepatnya Pusuk Buhit di daerah Sianjur Mula Mula.

Dari Thailand

Konon, suku Batak bukan asli berasal dari tanah Indonesia, melainkan datang dari daratan Thailand. Nama Batak sendiri, menurut legenda merupakan nama seorang pemimpin dari Thailand yang mendatangi Indonesia melalui Semenanjung Malaysia dan kemudian menetap di daerah Sianjur Mula Mula.

Raja Sisingamangaraja ke XII juga diperkirakan masih mempunyai pertalian darah dengan pemimpin Batak tersebut. Diperkirakan, Raja Batak tersebut hidup dan tinggal di Indonesia pada abad ke-13 sekitar tahun 1200-1300 M. 

Asal usul suku Batak juga terhubung dengan penemuan prasasti kerajaan Cola yang berasal dari India. Pada zaman dahulu disebutkan bahwa kerajaan Cola dari India tersebut menyerang kerajaan Sriwijaya dan menguasai beberapa daerah di sekitarnya, seperti Barus.

Orang-orang suku Tamil yang berasal dari kerajaan Cola tersebut berjumlah lebih dari seribu orang dan semuanya bermukim di Barus. Kedatangan kerajaan Cola tersebut mau tidak mau mengganggu keberadaan Raja Batak beserta keturunan-keturunannya. Hingga akhirnya, Raja Batak ‘mengungsi’ ke daerah Portibi di selatan Danau Toba.

Mulai dari situlah Raja Batak memperlihatkan kekuasaannya dan berhasil menguasai beberapa daerah di Sumatera Utara seperti Danau Toba, Simalungun, Tanah Karo, Dairi, bahkan hingga sebagian daerah Istimewa Aceh. 

Marga

Sebenarnya, Raja Batak bukanlah seorang yang berpangkat sebagai raja, dia juga tidak memimpin suatu kerajaan, sebutan Raja disematkan karena sebagai simbol penghormatan dari para keturunan-keturunannya tersebut kepada pemimpinnya.

Suku Batak memiliki penghormatan yang tinggi terhadap para leluhurnya. Bukti penghormatan masyarakat Batak terhadap leluhurnya yang bisa dirasakan hingga sekarang adalah penggunaan berbagai marga di belakang nama mereka. 

Nama marga-marga yang sekarang ini kita kenal adalah nama dari leluhur-leluhur mereka terdahulu. Jumlahnya juga ratusan, ada sekitar 200 lebih marga. Sistem yang berlaku di masyarakat Batak adalah sistem berdasarkan garis keturunan pria (ayah) atau patrilineal. Jadi biasanya, penggunaan nama marga hanya akan diturunkan dari garis keturunan ayah.

Post a Comment for " Benarkah Asal Usul Suku Batak Ternyata dari Thailand?"