Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keanekaragaman Budaya Suku Batak Di Sumatra Utara

Keanekaragaman Budaya Suku Batak Di Sumatra Utara
image by flickr

Suku Batak di Sumatra Utara memiliki keanekaragaman budaya dan tradisi yang unik dan berebeda dengan suku - suku yang lain di Indonesia. Beberapa keunikan tersebut antara lain terlihat pada hal - hal berikut ini:
  • Pakaian Adat.
  • Tarian Adat.
  • Senjata Tradisional.
  • Suku.
  • Lagu Daerah.
  • Bahasa Daerah.
1. RUMAH ADAT


Rumah adat khas suku Batak
image by flickr

Rumah adat khas suku Batak di provinsi Sumatera Utara menjadi ciri khas keunikan budaya bangsa kita. Rumah adat suku Batak yang khas tersebut dikenal dengan nama Parsakistan dan rumah adat Jabu Bolon. Untuk rumah adat suku Batak yang disebut Parsakistan sendiri adalah merupakan rumah adat dari provinsi Sumatera Utara yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang dan benda - benda pusaka.

Rumah adat ini terletak di daerah Batak Toba. Selain dijadikan sebagai tempat penyimpanan barang dan benda - benda pusaka, rumah Jabu Parsakistan juga digunakan sebagai tempat pertemuan untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan tradisi adat suku Batak. Sementara rumah adat Jabu Bolon merupakan rumah adat yang dijadikan sebagai tempat pertemuan suatu keluarga besar dimana bentuk dari rumah adat ini berbentuk seperti panggung dengan ruangan di bagian atas sebagai tempat tinggal bersama dan tempat tidur yang didesain secara lebih tinggi dari posisi dapur.

Berikut Adalah Nama Rumah Adat Sumatera Utara, antara lain:
  • Bolon.
  • Karo.
  • Pakpak.
  • Mandailing.
  • Melayu.
  • Nias.
  • Angkola.
  • Simalungun.
2. PAKAIAN ADAT


Pakaian Adat Batak
image by freepick

Pakaian adat khas suku Batak di provinsi Sumatera Utara adalah salah satu keunikan budaya suku Batak yang lain. Berbicara tentang pakaian adat suku Batak Sumatera Utara, maka Anda akan diperkenalkan dengan baju tenun yang indah dan unik.

Tempat pembuatan kain tenun ini berada di daerah Tapanuli Utara. Tenunan tradisional khas Tapanuli Utara ini dikenal dengan sebutan kain ulos. Kain ulos ini terdiri dari berbagai jenis dan variasi yang unik dan khas, misalnya Ulos Sibolang, Ulos Godang, Sitoluntoho, Mangiring, Ragi Hidup, Ragi Hotang, dan Sadum.

Pada Upacara Adat Batak, maka kaum pria mengenakan tutup kepala yang dinamakan sabe-sabe yang terbuat dari jenis Ulos Mangiring. Pada bagian bahu juga ditambahi dengan  mengenakan sampiran Ulos Ragi Hotang dan juga mengenakan kain sarung. Sementara itu bagi kaum wanita, mengenakan kain Ulos Sadum yang disampirkan pada bagian kedua bahunya dengan cara dililit dengan Ulos Ragi Hotang dan serta mengenakan sarung suji.

Beberapa Jenis Pakaian Adat Sumatera Utara, Antara Lain:
  • Batak Toba.
  • Mandailing.
  • Nias.
  • Simalungun.
  • Pakpak.
  • Melayu.
  • Karo.
3. TARIAN ADAT


TARIAN ADAT
image by flickr

Berbicara tentang kebudayaan suku Batak di Provinsi Sumatera Utara, tentu sangat erat hubungannya untuk mengenal terlebih dahulu nama-nama tarian adat yang ada di provinsi Sumatra Utara tersebut.  Beberapa jenis tarian khas provinsi Sumatra Utara antara lain:
  • Tari Serampang Dua Belas
  • Tari Tor-tor
  • Tari Marsia Lapari
  • Tari Manduda
Tari Serampang Dua Belas merupakan salah satu tarian adat Sumatera Utara yang paling populer dan terkenal. Tarian ini merupakan jenis tarian suku melayu yang diiringi dengan irama musik joget. Dengan sentuhan pukulan-pukulan gendang ala Amerika Latin.

Sedikit berbeda dengan Tarian Tor-tor yang merupakan tarian khas suku Batak dengan latar belakang falsafah peradatan yang disajikan dengan suguhan tarian indah yang sangat indah dan menarik. Demikian pula halnya dengan Tarian Marsia Lapari, dimana tarian ini merupakan tarian yang menggambarkan kegiatan gadis-gadis di Provinsi Sumatra Utara yang senantiasa saling bahu-membahu dalam menggarap sawahnya.

Beberapa jenis tarian tradisional khas suku Batak, antara lain:
  • Tari Tor – tor
  • Tari Sigale – gale
  • Tari Piso Surit
Selain tarian khas suku Batak, di provinsi Sumatra Utara juga terdapat tarian khas suku Nias, antara lain:
  • Tari Fataele
  • Tari Moyo atau Tari Elang
  • Tari Maena
4. SENJATA TRADISIONAL

Senjata tradisional suku Batak
image by flickr

Senjata tradisional yang ada di Provinsi Sumatera Utara dikenal dengan nama Piso Surut. Senjata tradisional ini jika dilihat dari bentuk dan rupanya mirip dengan sebuah pisau belati yang biasa Anda temui sehari - hari.

Senjata tradisonal ini adalah senjata khas daerah Tanah Karo Sumatera Utara. Selain Piso Surut, ada juga jenis Piso Gajah dompak yang berupa sebilah keris panjang yang unik dan khas. Piso Gajah Tombak merupakan lambang penting dari pemerintahan Raja Singamaraja. Senjata tradisional masyarakat suku Batak ini hanya boleh digunakan oleh Sang Raja saja.

Sementara senjata tradisional provinsi Sumatera Utara yang biasa digunakan oleh masyarakat umum dikenal dengan nama Hujur. Senjata tradisional ini berbentuk seperti sejenis tombak dan ponding yakni sejenis pedang yang panjang.

Berikut ini adalah beberapa jenis senjata tradisional Sumatera Utara:
  • Piso Gaja Dompak.
  • Tongkat Tunggal Panaluan.
  • Hujur Siringis.
  • Piso Silima Sarung.
  • Piso Sitolu Sasarung.
  • Piso Karo.
  • Piso Gading.
  • Piso Sanalenggam.
  • Piso Toba.
5. SUKU BANGSA

Di provinsi Sumatera Utara ada banyak suku bangsa yang berdiam disana, seperti Suku Melayu, Suku Batak, Suku Nias dan masih banyak lagi. Dari berbagai suku ini, masing - masing suku tersebut memiliki gaya dan ragam bahasa yang berbeda - beda. 

Beberapa suku asli di provinsi Sumatra Utara, antara lain:
  • Suku Angkola.
  • Suku Batak.
  • Suku Batak Pakpak.
  • Suku Mandailing.
  • Suku Mandahiling.
  • Suku Nias.
  • Suku Pesisir.
  • Siladang.
  • Suku Simalungun.
6. LAGU DAERAH

Salah satu lagu asal provinsi Sumatra Utara yang sangat populer dan akrab di telinga kita adalah Butet. Lagu ini banyak di nyanyikan oleh anak - anak, bahkan semasa penulis masih kecil di kampung dulu.

Silahkan tonton video lagu Butet berikut ini :



Berikut adalah beberapa jenis lagu daerah dari provinsi Sumatera Utara, antara lain:
  • Anju Ahu.
  • Butet.
  • Cikala Le Pongpong.
  • Dago Inang Sarge.
  • Ketabo.
  • Leleng Ma Hupaima.
  • Lisoi.
  • Madekdek Magambiri.
  • Mariam Tomong.
  • Nasonang Dohita Nadua.
7. BAHASA DAERAH

Selain keanekaragaman yang sudah di sebutkan diatas wilayah provinsi Sumatera Utara juga memiliki beberapa jenis bahasa yang biasa digunakan dalam berkomunikasi sehari - hari. Misalnya Bahasa Batak, Bahasa Karo, Bahasa Nias, Bahasa Mondaling dan sebagainya.

Itulah artikel tentang Keanekaragaman Budaya Suku Batak Di Sumatra Utara. Semoga semakin menambah wawasan Anda.

referensi : perpustakaan.id

Post a Comment for "Keanekaragaman Budaya Suku Batak Di Sumatra Utara"