Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sejarah Kerajaan dan Hubungannya dengan Lahirnya Indonesia

Petilasan Joko Tingkir

Kerajaan merupakan salah satu jenis sistem pemerintahan yang pernah berjaya di Indonesia pada masa lalu. Hal ini terjadi khususnya pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia terjadi. 

Namun, setelah Indonesia meraih kemerdekaannya, semua wilayah yang tadinya terpisah-pisah tersebut kemudian melebur menjadi satu, dibawah naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu kerajaan yang menyatakan bergabung dengan Indonesia pertama kali adalah Kerajaan Mataram atau Yogyakarta. 

Itulah mengapa, daerah tersebut diberikan status sebagai Daerah Istimewa sebagai penghargaan yang diberikan oleh presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Apalagi, peran Yogyakarta dalam membidani kelahiran negara Indonesia sangatlah besar.

Salah satunya andil besar dari kerajaan tersebut adalah dengan menyediakan tempat perlindungan kepada Ir Soekarno dan Drs. Mohamad Hatta dari kejaran penjajah Belanda. Bukan hanya itu, Sultan Hamengkubuwono IX juga memberikan biaya operasional untuk kegiatan operasional negara Indonesia. 

Salah satu hal nyata yang masih bisa kita lihat hingga saat ini adalah lingkungan kampus Universitas Gajah Mada Yogyakarta, yang dalam sejarahnya berdiri di atas tanah milik keraton. Dan oleh Sultan, tanah tersebut diberikan guna menciptakan lembaga pendidikan untuk mencetak intelektual yang bisa membangun Indonesia.

Kerajaan Majapahit

Sejarah Kerajaan dan Hubungannya dengan Lahirnya Indonesia

Salah satu kerajaan yang memiliki nilai penting dalam sejarah bangsa Indonesia adalah kerajaan Majapahit. Kerajaan ini berada di kawasan Trowulan, Jawa Timur. Sejarah Majapahit yang paling besar adalah mampu menguasai seluruh wilayah Nusantara hingga ke kawasan Thailand.

Kondisi ini merupakan salah satu cikal bakal berdirinya negara Indonesia. Seluruh wilayah yang terpisahkan oleh pulau-pulau tersebut, berhasil ditundukkan oleh kekuatan kerajaan Majapahit yang terkenal kuat dan tangguh.

Puncak kejayaan kerajaan Majapahit ini terjadi ketika kerajaan ini dipimpin oleh Raja Hayam Wuruk dengan Maha Patih Gajah Mada. Proses penaklukan berbagai wilayah nusantara ini tidak terlepas dari peran Gajah Mada yang mengucapkan sumpah Palapa. 

Sumpah Palapa adalah sebuah sumpah di mana Gajah Mada bersumpah tidak akan menikmati kesenangan dunia yang digambarkan sebagai buah Pala, sebelum nusantara berada di bawah kekuasaan Majapahit.

Pada saat ini, sisa kerajaan Majapahit ini masih bisa ditemui di kawasan Trowulan, sebelah barat kota Surabaya. Di sana kita masih bisa melihat bukti kejayaan kerajaan Majapahit melalui tempat yang dinamakan Situs Trowulan. 

Tempat ini pun sekarang ini sudah dimasukkan sebagai salah satu kawasan cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia.

Dan sebagai wujud pengakuan pemerintah atas peran Majapahit melalui Maha Patih Gajah Mada, nama sang patih tersebut diabadikan menjadi nama kampus tertua di Indonesia. Kampus tersebut adalah Universitas Gajah Mada yang terletak di kawasan Bulaksumur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kerajaan Samudra Pasai

Kerajaan lain yang memiliki peran besar dalam sejarah bangsa Indonesia adalah kerajaan Samudra Pasai. Kerajaan ini berada di kawasan pulau Sumatera, tepatnya di kawasan propinsi Nanggroe Aceh Darusalam (NAD). 

Peran dari kerajaan Samudra Pasai ini dalam sejarah Indonesia adalah karena Samudra Pasai merupakan kerajaan Islam yang pertama berdiri di Indonesia.

Berbeda dengan berbagai kerajaan yang beragama Hindu-Budha, kerajaan Samudra Pasai tidak meninggalkan banyak peninggalan seperti candi atau prasasti maupun arca. Hal ini disebabkan ajaran Islam tidak mengenal benda-benda tersebut sebagai alat ibadahnya.

Salah satu peninggalan sejarah yang bisa menceritakan tentang sejarah kerajaan Samudra Pasai adalah peninggalan kerajaan ini yang masih bisa ditemui di kawasan Pasai, Lhokseumawe Aceh Utara. 

Selain itu, bukti tertulis yang bisa menceritakan tentang kerajaan Samudra Pasai adalah melalui buku yang ditulis oleh Abu Abdullah ibn Bathutah. 

Abu Abdullah ibn Bathutah sendiri adalah seorang pedagang yang berasal dari Maroko dan pernah datang ke kerajaan tersebut pada masa lampau.

Post a Comment for " Sejarah Kerajaan dan Hubungannya dengan Lahirnya Indonesia"