Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Batik Keris: Lambang Budaya Bangsa

Batik Keris: Lambang Budaya Bangsa

Sudah pernahkah Anda mendengar batik keris? Ya. Siapakah yang tidak mengenal dengan batik? Semenjak dicetuskan sebagai baju nasional, batik jadi bintang oleh beberapa warga Indonesia. Seluruh orang dapat kenakan batik. Bukan hanya ditujukan golongan bangsawan saja, batik jadi punya rakyat.

Batik yang kita mengenal sekarang ini ialah semacam hasil kerajinan yang memakai bahan baku selembar kain yang dikasih pola corak yang unik. Tetapi, apa sebetulnya batik itu?

Batik

Batik sebetulnya sebagai salah satunya tehnik pembuatan bahan baju atau baju. Saat itu, dari hasil proses tehnik pembuatan batik di namakan dengan kain batik. Namun, warga telah terlanjut menyamai makna kata dari batik sebagai tehnik pembuatan, dengan hasil pembuatan batik tersebut.

Batik jika dirunut asal-muasalnya datang dari penyatuan dua kata dengan bahasa Jawa. Kata batik didapatkan dari kombinasi kata amba yang maknanya menulis, dan kata titik yang maknanya titik . Maka, arti dari kata batik itu ialah 'menulis titik di selembar kain'.

Tehnik Pembuatan Batik

Menurut tehnik pembuatannya, batik terbagi dalam beragam macaam tipe. Beberapa jenis batik ini cuman dari sisi perlengkapan yang dipakai dalam pembuatan kain batik, yang lain. Untuk polanya, tidak ada ketidaksamaan.

Salah satunya ialah seperti berikut.

1. Batik Catat

Batik ini dibikin dengan memakai beragam alat canting dengan variasi ukuran untuk menghiasi corak atau pola batik. Menghiasi pola batik ini dilaksanakan dengan tangan.

2. Batik Cap

Batik ini dibikin dengan memakai kontribusi cap, yang dibuat berbahan tembaga. Pola yang dari cap ditempelkan di atas selembar kain mori.

3. Batik Jawil

Batik dengan tehnik mencolekkan warna pola di atas selembar kain. Proses pencolekan warna dilaksanakan di atas kain yang dibentang dengan kayu. Alat yang dipakai berbentuk kuas atau spon, dan ditolong dengan cap.

4. Batik Gambar

Batik ini dibikin dengan langsung menggambarkan pola di atas selembar kain.

Batik Keris

Ada beragam jenis langkah yang bisa dilaksanakan untuk melestarikan batik. Batik yang menjadi ciri-ciri unik dan budaya bangsa Indonesia, telah sepantasnya untuk dijaga kehadirannya. Bukan hanya hanya dikenai di kantor atau di sekolah.

Batik sekarang ini menjadi trend berbusana untuk beberapa warga Indonesia. Bukan hanya untuk seragam sekolah atau kantor saja. Batik sekarang datang dengan beragam kepentingan Anda, seperti baju setiap hari, baju keluarga, bahkan juga dapat dikenai sebagai baju acara pesta.

Salah satunya rumah produksi batik yang paling terkenal di Indonesia ialah Batik Keris. Batik Keris menjadi lambang budaya Indonesia dalam hubungan dengan budaya batik. 

Batik Keris yang terpusat di Solo, persisnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa tengah, sebagai salah satunya produsen batik besar di Indonesia.

Telah banyak kain batik yang ditawarkan oleh rumah produksi batik ini. Bukan hanya untuk regional pulau Jawa saja, Batik Keris telah memasuki sampai ke luar pulau Jawa, bahkan ke daerah Indonesia sisi Timur.

Tipe batik yang ditawarkan juga beragam-ragam, dimulai dari batik catat, batik cap, sampai batik gambar. Kain-kain batik itu tidak mereka jual-belikan berbentuk selembar kain saja. Kain-kain batik itu mereka sulap jadi beragam-ragam mode baju.

Baju dengan bahan kain batik mempunyai keunikan tertentu. Keunikan yang paling menonjol ialah dari corak pola yang dibuat beberapa perajin batik. Anda dapat pilih baju batik dengan corak pola yang classic, sama seperti yang dipunyai oleh keluarga kerajaan di Keraton. 

Jika Anda yang menyenangi pola dan warna kekinian, tidak perlu cemas. Selainnya pola classic, Batik Keris sediakan baju batik dengan pola dan warna lebih kekinian.

Post a Comment for " Batik Keris: Lambang Budaya Bangsa"