Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengangkat Musik Tradisional ke Pentas Nasional

gamelan

Musik tradisional di Indonesia sangat banyak ragamnya. Setiap daerah hampir dipastikan memiliki kesenian musik yang sangat khas dan menjadi lambang kesenian daerah tersebut. Keanekaragaman ini menjadi salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia selain yang berwujud kekayaan alam dan kawasan wisatanya.

Musik daerah yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat seperti misalnya gamelan. Alat musik ini berasal dari daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta, yang pada zaman dahulu banyak digunakan untuk mengiringi pementasan kesenian wayang kulit atau juga wayang orang. 

Gamelan sendiri terdiri dari beberapa alat musik, seperti gong, gambang, kendang, bonang, saron, peking, rebab, siter dan masih banyak lagi yang bila ditotal seluruhnya mencapai 15 buah.

Selain gamelan ada juga musik tradisional dari daerah lain. Di Jawa Barat kita mengenal angklung. Angklung adalah alat musik yang terbuat dari bahan bambu dan untuk menggunakannya dengan cara digoyang. 

Selain angklung ada juga yang disebut dengan tifa. Tifa adalah gendang khas yang berasal dari masyarakat Papua. Cara memainkan tifa ini adalah dengan cara dipukul, sama seperti saat kita memainkan kendang.

Sayangnya, pada saat ini keberadaan musik tradisional ini semakin sulit ditemukan. Masyarakat lebih menyukai aliran musik modern yang merupakan pengaruh kebudayaan barat. Selain itu, adanya anggapan bahwa musik tradisional adalah kuno dan kampungan menjadikan keberadaan musik ini semakin tergusur dari tengah masyarakat.

Mengangkat Musik Tradisional

Mengangkat Musik Tradisional ke Pentas Nasional

Kondisi ini tidak boleh dibiarkan saja. Sebab, jika kita tidak mempedulikan kelangsungan dan kelestarian musik tradisional bisa berdampak pada hilangnya musik tersebut dari daftar budaya Indonesia

Lebih parah lagi bila ada negara lain yang kemudian melakukan klaim bahwa merekalah pemilik musik tradisional tersebut. Tentu ini akan lebih menyakitkan lagi.

Untuk itu perlu dilakukan beberapa langkah nyata agar keberadaan musik tradisional bisa tetap hidup dan tidak musnah ditelan perkembangan peradaban barat. Langkah tersebut misalnya dengan :

Memperbanyak pentas yang menyajikan musik tradisional sebagai fokus utama pentas tersebut. Hal ini akan makin mengenalkan masyarakat pada keberadaan musik tradisional tersebut.

Melakukan kolaborasi antara musik tradisional dengan musik modern sehingga mampu menghasilkan sebuah sajian musik yang lebih menarik dan unik.

Mengembangkan kurikulum pendidikan di sekolah yang khusus membahas tentang musik tradisional dan menjadikan salah satu pokok bahasan dalam pelajaran seni musik.

Mewajibkan media massa dan setiap instansi untuk menampilkan musik tradisional dalam setiap kegiatan mereka, seperti pada perayaan hari ulang tahun atau juga pada saat perayaan tertentu.

Posting Komentar untuk " Mengangkat Musik Tradisional ke Pentas Nasional"