Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengenal Kekayaan Budaya di Indonesia

Mengenal Kekayaan Budaya di Indonesia

Mengenal Kekayaan Budaya di Indonesia - Budaya di Indonesia merupakan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan secara turun-temurun dari generasi masa lalu ke generasi berikutnya hingga sekarang yang memiliki makna dan filosofi penting. 

Budaya diibaratkan sebagai warisan leluhur yang harus dilestarikan supaya generasi penerus mengetahui dan tetap melanjutkan budaya tersebut pada anak cucunya nanti.

Jenis - Jenis Budaya

Kebudayaan yang ada di Indonesia itu sendiri terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya yaitu budaya lokal, budaya nasional dan juga budaya asing. Ketiganya sudah ada di Indonesia sejak zaman dulu dan menjadi kebiasaan masyarakat tertentu. 

Secara umum, budaya terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

1. Budaya Nasional

Yaitu budaya yang ditetapkan sebagai identitas nasional Negara Indonesia. Merupakan gabungan dan bersifat universal untuk bangsa Indonesia dari kebudayaan yang ada di seluruh nusantara. 

Sebagai contoh misalnya, menjadikan Pancasila sebagai dasar Negara, menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai lagu nasional. 

Kebudayaan nasional berprinsip pada Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua.

2. Budaya Daerah

Yaitu kebudayaan di daerah tertentu dan merupakan kebiasaan yang diwariskan secara turun temurun dari leluhur wilayah tersebut. Karena Indonesia memiliki keanekaragaman budaya yang sangat beragam, otomatis budaya di setiap daerah berbeda-beda.

Kebudayaan tersebut meliputi cara hidup, adat istiadat hingga bahasa yang berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya. Itulah yang semakin memperkaya kebudayaan yang ada di Indonesia, namun tidak melupakan satu kata yaitu persatuan sebagai bangsa Indonesia.

Dan berikut ini adalah beberapa kategori yang termasuk dalam aneka budaya di Indonesia yang lebih spesifik.

1. Alat Musik

Alat musik yang ada di Indonesia sangatlah beragam dan banyak jenisnya. Rata-rata alat musik yang ada di Indonesia masih terbilang tradisional karena terbuat dari bahan-bahan yang sederhana namun menghasilkan suara yang sangat indah bila dilantunkan dengan alat musik lainnya.

Contoh alat musik asli bangsa Indonesia misalnya angklung, suling, gendang, gamelan, dan  sebagainya.

Tugas kita saat ini adalah bagaimana melestarikan alat-alat musik tradisional tersebut dengan cara belajar dan mementaskannya pada pentas-pentas kesenian.

Hal ini bertujuan supaya keindahan nada-nada yang dihasilkan dari semua alat musik yang ada di Indonesia tersebut dapat diakui dunia sebagai kekayaan budaya asli Indonesia yang tidak hilang ditengah maraknya pengaruh musik dari luar yang digemari kalangan anak muda.

2. Rumah Adat

Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan bentuk bangunan rumah adat yang berbeda-beda. Semua aspek pada bagian rumah memiliki filosofi yang mendalam sesuai dengan budaya dari leluhur wilayah setempat.

Nama-nama setiap rumah adat dari seluruh wilayah Indonesia juga sangat unik dan masing-masing memiliki makna yang harus dimengerti oleh Anda. Sebut saja Rumah Gadang dari Sumatera Barat, Rumah Joglo dari Yogyakarta dan Rumah Honai dari Papua.

3. Tarian Tradisional

Selain musik, rupanya tarian-tarian yang digemari anak-anak muda Indonesia sudah mulai terpengaruh oleh tarian modern dari luar. 

Padahal, tarian tradisional memiliki keindahan dan keanekaragaman yang sayang jika tidak dilestarikan dan dibudayakan oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya anak muda yang menjadi penerus bangsa.

Setiap suku di Indonesia memiliki tarian daerah yang khas dan memiliki nilai-nilai kedaerahan tersendiri. Contohnya Tari Jaipong dari Jawa Barat dan Tari Pendet dari Bali. 

Bila anda ingin ikut serta mengajak anak untuk mengenal tarian tradisional yang ada di Indonesia, anda bisa mendaftarkan anak pada sanggar tari untuk mengasah kemampuannya.

4. Bahasa

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kekayaan budaya di Indonesia terdiri dari budaya nasional dan budaya daerah. Begitu pula bahasa yang ada di Indonesia. 

Setiap daerah memiliki bahasa daerah masing-masing yang biasa digunakan sehari-hari di wilayah tersebut.

Sebagai contoh Bahasa Sunda di Jawa Barat, Betawi di Jakarta dan sekitarnya serta Bahasa Jawa di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Namun banyaknya bahasa kedaerahan dapat dipersatukan dengan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Inilah yang membuat komunikasi antara semua suku di Indonesia dapat berlangsung lancar dan dipersatukan.

5. Lagu Daerah

Lahu-lagu kedaerahan merupakan lagu yang berasal dari daerah tertentu dan bukan hanya populer dinyanyikan oleh penduduk setempat, tetapi juga dikenali oleh seluruh masyarakat di Indonesia. 

Biasanya, lagu daerah memiliki alunan dan makna lirik yang menggambarkan ciri khas dari karakter suku tersebut. 

Dan lagu-lagu daerah pada umumnya menggunakan bahasa daerah masing-masing, misalnya lagu Manuk Dadali dari Jawa Barat yang isinya berbahasa Sunda serta lagu Rasa Sayange dari Maluku yang liriknya menggunakan bahasa daerah setempat.

6. Pakaian Adat

Pakaian adat adalah pakaian khas yang menjadi identitas dari suatu suku daerah yang ada di Indonesia. Sama halnya dengan tarian dan bahasa daerah, pakaian adat antar masing-masing daerah juga memiliki perbedaan dan ciri khas yang cukup signifikan antara satu dengan lainnya.

Setiap detail yang menempel pada pakaian memiliki makna dan tradisi yang harus dimengerti supaya pembuatan pakaian adat tersebut tetap mempertahankan warisan budaya yang diturunkan dari leluhur. 

Selain itu, aksesoris tanbahan yang digunakan di kepala hingga alas kaki juga memiliki filosofi yang berbeda-beda. Saat ini pakaian adat biasanya digunakan untuk acara pernikahan atau acara adat setempat.

7. Kain Tradisional

Diangkat dari pakaian-pakaian adat tradisional daerah yang ada di Indonesia, kini kain tradisional tersebut dapat digunakan menjadi pakaian yang digunakan sehari-hari dalam model yang lebih fleksibel dan tidak terkesan formil. 

Namun, penggunaan kain tradisional pada pakaian yang digunakan sehari-hari dapat membantu pelestarian keaslian budaya di Indonesia agar lebih dikenal masyarakat luas dari tidak diklaim oleh Negara lain seperti pengalaman yang pernah terjadi sebelumnya. 

Contoh-contoh kain yang saat ini dapat anda gunakan untuk aktivitas sehari-hari dan acara resmi antara lain kain batik, kebaya semi, kain tenun, dan masih banyak lagi.

8. Kuliner

Makanan asli dari suatu daerah memiliki cita rasa yang tidak hanya disukai oleh penduduk setempat, tetapi juga digemari oleh berbagai kalangan masyarakat Indonesia. 

Sebut saja masakan Padang dan masakan Sunda yang sering ditemui di berbagai tempat di seluruh wilayah Indonesia, begitu pula dengan aneka jenis masakan dari daerah lainnya.

Hampir seluruh kuliner khas Indonesia menggunakan racikan rempah-rempah yang sangat kaya dan dioleh dengan teknik tradisional yang wajib dipertahankan. Selain makanan, minuman tradisional seperti bandrek, cendol, es pisang ijo dan lainnya juga patut dilestarikan.

Selain beberapa kategori yang sudah disebutkan tadi, masih ada budaya seni bela diri dan kesenian lainnya yang menjadi budaya penting yang telah lhir sejak dulu di Negara kita tercinta. 

Dengan adanya kesadaran yang kuat pada diri setiap masyarakat yang tinggal di Indonesia untuk melestarikan budaya-budaya tersebut, otomatis kebudayaan yang kita miliki tidak akan hilang atau bahkan diklaim oleh Negara lain.

Semua budaya di Indonesia yang ada baik budaya nasional maupun budaya daerah dapat dipertahankan, dikenal dan dilanjutkan oleh penerus bangsa sebagai bagian dari identitas asli Indonesia. Hal inilah yang membuktikan bahwa Indonesia sangat kaya akan nilai-nilai kebudayaan.

Itulah ulasan artikel mengenai Kekayaan Budaya di Indonesia, semoga berguna dan dapat menambah pengetahuan Anda.

Post a Comment for "Mengenal Kekayaan Budaya di Indonesia"