Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kesenian Ketoprak, Fungsi Hiburan, Tontonan Dan Tuntunan


Kesenian Ketoprak, Fungsi Hiburan, Tontonan Dan Tuntunan
image : flickr.com

Salah satu seni pentas yang berkembang di Indonesia khususnya pulau Jawa yakni di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta adalah kesenian ketoprak. Ketoprak bisa di kategorikan sebagai sebuah seni drama dan theater, dimana dalam setiap pertunjukan atau pementasannya selalu menggunakan bahasa Jawa. Seperti halnya Ludruk yang termasuk dalam dagelan atau Lawak yang memiliki jalan cerita yang sangat variatif maka di dalam seni Ketoprak juga memiliki jalan cerita yang juga sangat bervariatif, seperti misalnya cerita tentang sejarah, cerita tentang zaman kerjaan di masa lalu ataupun cerita - cerita fantasi. Dalam setiap pementasan Ketoprak biasanya di dahului dengan alunan tembang dari pesinden yang sangat merdu.

Untuk kostum dan wardrobe para pemainnya biasanya akan menyesuaikan dengan jalan cerita yang akan di mainkan atau di pentaskan.

Dalam seni ketoprak terdapat beberapa hal yang dapat kita temui, diantaranya :

LAKON

Lakon bisa di sebut sebagai jalan cerita. Sebuah lakon adalah susunan adegan demi adegan, pembagian babak, dan aspek - aspek yang lain. Dalam Ketoprak sebuah lakon biasanya tidak di tulis secara rinci dalam sebuah naskah skenario akan tetapi hanya berupa garis besarnya saja. Para pemain Ketoprak tersebut di tuntut untuk bisa melakukan improvisasi di atas panggung ketika pementasan tengah berlangsung, di mana improvisasi yang di lakukan tidak boleh menyimpang dari lakon atau jalan cerita utamanya.

PEMAIN 

Definisi pemain dalam kesenian Ketoprak adalah orang - orang yang membawakan peran dalam sebuah lakon atau jalan cerita.

DIALOG

Dialog adalah percakapan dua arah yang di lakukan antara pemain yang satu dengan pemain yang lain sebagai salah satu bentuk dari permainan Ketoprak.

AKTING

Akting adalah bagaimana sikap dari para pemain Ketoprak tersebut ketika sedang membawakan sebuah peran.

BLOCKING

Blocking adalah Bagaimana pengaturan posisi para pemain ketika sedang melakukan pementasan.

RIAS

Rias adalah sebuah bentuk coretan - coretan yang berupa gambar atau lukisan baik pada muka para pemain, ataupun pada anggota badan pemain termasuk juga tata rias rambut para pemainnya.

BUNYI - BUNYIAN

Adalah suara - suara yang di hasilkan dari vocal atau suara para pemain maupun suara dari alat - alat musik atau instrumen baik yang berfunsi sebagai pengiring  adegan maupun ilustrasi pada setiap babaknya. Bunyi - bunyian tersebut biasanya menyesuaikan dengan gerakan para pemain Ketoprak itu sendiri.

TRADISI

Tradisi menyangkut kepada ketentuan atau pakem yang menjadi patokan. Tradisi dari kesenian Ketoprak ini tentu saja adalah tradisi Jawa di mana dalam pementasannya selalu menggunakan bahasa Jawa, busana Jawa, Tata rias Jawa, properti pendukung dan sebagainya.

Kesenian Ketoprak, Fungsi Hiburan, Tontonan Dan Tuntunan
image : flickr.com

Tujuan dari kesenian Ketoprak ini adalah sebagi media hiburan untuk masyarakat. Dalam setiap pementasan Ketoprak biasanya selalu di iringi dengan seperangkat gamelan. Dalam seni Ketoprak sendiri setiap tahun selalu mengalami perubahan. Di zaman sekarang ini semakin banyak variasi lakon yang bisa di mainkan, bahkan beberapa tahun yang lalu sempat tenar ketoprak dengan menggunakan bahasa Indonesia yang tampil di televisi walaupun itu bukanlah seni ketoprak classic melainkan ketoprak humor saja.

Cara pementaasan atau pertunjukan Ketoprak sendiri  semakin modern. Sebagai gambaran ada  beberapa urutan struktur pementasan Ketoprak antara lain : 
  • Pertama, pada bagian pembukaan biasanya akan menampilkan beberapa jenis tarian seperti tari-tarian tradisional sebagai penghibur sebelum penampilan kethoprak dimulai tentunya.
  • Kedua, bagian kedua adalah penampilan lakon dalam cerita yang di sampaikan dalam pementasan Ketoprak. Biasanya bercerita tentang cerita-cerita rakyat, atau seputar kehidupan masyarakat sehari-hari dan cerita - cerita lainnya. Dengan iringan instrument-instrument yang sekarang lebih berkembang antara lain  menggunakan gamelan dengan campuaran  alat musik barat seperti biola. Kemudian diselingi dengan adegan-adegan lawakan atau dagelan dengan menggunakan dialog tembang dan gancaran. 
Peran Dan Fungsi  Ketoprak Dalam kehidupan Masyarakat

Menurut seorang pemerhati budaya yakni Everett Rogers, dalam sebuah  tulisannya tentang Communication strategis foragricultural development ( di kutip dalam Kasiyanto Kasemin, 1999); Media tradisional mempunyai potensi yang besar dalam usaha untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan, karena media tradisional ini mempunyai cakupan pemirsa yang luas dan kredibilitas yang tinggi terutama di mata  orang pedesaan.

Dari pernyataan yang di kemukakan oleh Rogers di atas bahwa media tradisional memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat  tanpa  adanya unsur paksaan. Seperti halnya ketoprak karena ketoprak merupakan media tradisional yang tentunya sangat melekat dalam kehidupan masyarakat pedesaan itu.

Media tradisional seperti ketoprak ini juga relatif murah dalam hal biaya dibandingkan media massa modern. Selain itu  juga media tradisional lebih mudah untuk diterima oleh masyarakat, relevan dengan budaya yang ada, menghibur, menggunakan bahasa lokal, dan tentu saja sangat fleksibel, komunikasi dua arah sehingga dapat mudah dinikmati oleh masyarakat secara umum. Oleh karena itu media tradisional seperti ketoprak sangat berperan dalam berbagai aspek pembangunan sosial,ekonomi, budaya dan sebagai media komunikasi kepada masyarakat.

Jika kita kelompokkan maka secara umum fungsi kesenian Ketoprak ada tiga (3) macam , yaitu :
  • Fungsi sebagai sarana ritual upacara
  • Fungsi sebagai media pendidikan dan hiburan
  • Fungsi sebagai media kritik sosial
Berdasarkan pada  fungsi diatas, maka  seni pertunjukan ketoprak mempunyai fungsi dalam kehidupan masyarakat antara lain :

1. Ketoprak Sebagai Fungsi Ritual

Pada mulanya tumbuhnya kesenian  tradisional berawal  dari adanya keperluan-keperluan ritual atau upacara keagamaan. Seni yang dimunculkan biasanya dianalogikan dalam suatu gerak, ataupun tindakan-tindakan tertentu dalam suatu upacara ritual tersebut. Kesenian tradisional Ketoprak berfungsi sebagai sarana ritual yaitu sebagai salah satu prasyarat dalam sebuah upacara.

Ketoprak sekarang ini masih banyak ditampilkan untuk upacara-upacara ritual tertentu. Untuk memenuhi fungsi ritual ini, seni pertunjukan yang ditampilkan biasanya masih berpijak dan berpatokan kepada aturan-aturan tradisi yang berlaku. Seperti misalnya untuk pementasan ketoprak sebelum pertunjukan dimulai harus dilengkapi dengan beberapa jenis sesaji yang harus dipenuhi.

2. Ketoprak Sebagai Fungsi Pendidikan Dan Hiburan

Ketoprak adalah salah satu seni pertunjukan tradisional yang berfungsi sebagai media pendidikan dan tuntunan bagi para penonton yang menikmatinya. Di dalam setiap pementasan Ketoprak, pada intinya para seniman yang memainkan peran dalam pertunjukan tersebut mempunyai misi yang ingin disampaikan kepada para  penontonnya. Misi yang akan disampaikan tersebut  bisa melalui dialog drama ketoprak itu sendiri  ataupun melalui gerakan apabila itu berupa tari - tarian.

Di dalam pementasan atau pertunjukan ketoprak biasanya tidak jauh berbeda dengan lakon-lakon cerita wayang kulit maupun wayang orang. Hanya ditangan sutradaralah yang kadang-kadang diberi tambahan ataupun improvisasi dan kreativitas. Seorang sutradara yang jeli akan perkembangan zaman maupun kondisi lingkungan akan menambahkan  atau memberikan nuansa yang berbeda, agar ketoprak yang dibinanya menjadi tontonan yang menarik dan menghibur.

3. Ketoprak Sebagai Media Kritik Sosial

Dalam masa pembangunan seperti sekarang ini, maka seni pertunjukan ketoprak cukup efektif untuk menyampaikan pesan-pesan pembangunan tersebut, khususnya bagi masyarakat pedesaan atau masyarakat secara umum. Pesan yang ingin disampaikan misalnya penampilan tokoh-tokoh para abdi atau pembantu pada pertunjukan ketoprak. Mereka inilah yang menggambarkan figure-figur rakyat, sehingga pesan kritik-kritik sosial disampaikan melalui mereka.

Isi pesan kritik tentu saja sangat beragam tergantung pada topik yang ingin di sampaikan, sebagai contoh misalnya topik tentang kesetiaan, kepatuhan, penegakan hukum, pemberantasan korupsi , pemberantasan nepotisme dan sebagainya.

Itulah sekilas artikel tentang seni pentas Ketoprak yang penuh dengan fungsi sosial dan juga fungsi pendidikan. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan kita tentang kekayaan bangsa Indonesia.

Post a Comment for "Kesenian Ketoprak, Fungsi Hiburan, Tontonan Dan Tuntunan"